Mourinho Ungkapkan Merasa Senasib Dengan Ranieri

Mourinho Ungkapkan Merasa Senasib Dengan Ranieri – Manajer skuat Manchester United, Jose Mourinho, mengaku dirinya memiliki nasib yang sama dengan yang dialami oleh Claudio Ranieri. Menurut Mourinho, rekan seprofesinya itu pun akan terus dikenang atas segala pencapaiannya di dunia sepak bola. (sabung ayam)

Claudio Ranieri pun kini resmi dipecat oleh skuat Leicester City pada hari Kamis (23/2/2017). Padahal, sang manajer tersebut sudah mampu mempersembahkan satu trofi ajang Premier League untuk pertama kalinya disepanjang sejarah bagi skuat The Foxes pada musim 2015-2016 ini. Ia pun sudah banyak memberikan perubahan pada Leicester City diantaranya adalah gaya permainan yang kini ditunjukkan oleh mantan tim asuhannya yang jaul kebih baik dibandingkan dengan ketika tidak dilatih oleh dirinya.

Peristiwa dari pemecatan sosok Claudio Ranieri pun lantas begitu mengejutkan banyak pihak. Berbagai kalangan pun bahkan kini mengecam langkah kejam dari pihak manajemen Leicester City yang sudah dinilai terlalu terburu-buru didalam mengambil sebuah keputusan. hal itu pun juga terkait tidak adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada Claudio Ranieri mengenai pemecatan dirinya.

“Ketika saya dulu dipecat oleh skuat Chelsea sebagai seorang juara, itu juga merupakan hal negatif yang terasa amat besar. Tidak ada seorang pun yang akan bisa menghapus apa yang sudah Claudio Ranieri lakukan. Sejujurnya, saya pun memiliki pengalaman yang sama dengan apa yang dialami oleh Ranieri,” ungkap Mourinho.

“Claudio Ranieri pun sangat layak menjadi nama di stadion Leicester City. Leicester City juga sudah mampu membuat sejarah selama hampir dua tahun berturut-turut. Itu adalah kisah yang paling indah bersama dengan timnya. Namun, sangat penting bagi kami untuk segera menyadari bahwa dunia sepak bola adalah memang seperti ini. Kami pun harus bisa beradaptasi,” papar Mourinho.

Jose Mourinho tercatat sudah sempat membawa skuat Chelsea merengkuh trofi ajang Premier League pada musim 2014-2015 lalu. Namun, sang manajer yang berasal dari Portugal tersebut pun akhirnya dipecat per 17 Desember 2015 lalu. Keputusan itu pun dilatari karena dirinya dinilai gagal untuk membuat Eden Hazard dan rekan setimnya tampil kompetitif di berbagai kompetisi yang diikuti dan harus berakhir di posisi kedepalan klasemen ajang Premier League..

Gundogan Mampu Tunjukkan Perkembangan Positif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*