Pellegrini Optimis Mampu Hentikan Pergerakan Dari Ronaldo

Pellegrini Optimis Mampu Hentikan Pergerakan Dari Ronaldo

Cristiano Ronaldo akan jadi sosok menakutkan untuk lini belakang dari Manchester City. Tetapi, City tidak gentar serta telah mempunyai resep untuk menghentikan ketajaman dari Ronaldo. (www.gamespools.com)

Ronaldo yang pada musim ini masih tetap merupakan andalan utama Real Madrid dalam mencetak gol, total keseluruhan telah memberi donasi 47 gol oleh penyerang berkebangsaan Portugal dengan perincian 31 gol dia buat diajang La Liga dan 16 gol diajang Liga Champions.

Walau penampilan Madrid yang belum stabil musim ini, tetapi Ronaldo masih tetap dapat melindungi ketajamannya. Untuk enam musim berturut-turut Ronaldo dapat buat minimum 40 gol dalam satu musim.

Ketajaman Ronaldo tersebut juga diinginkan dapat terulang lagi waktu menjalani duel dengan City di laga perdana semi final Liga Champions tengah minggu ini di Etihad Stadium. Kemenangan diperlukan Madrid untuk memastikan jalan menuju final mengingat Liga Champions jadi peluang paling besar Los Blancos mencapai gelar juara.

Lini pertahanan yang tampak rapuh Manchester City musim ini terang akan jadi ” santapan empuk ” untuk kaki atau kepala Ronaldo. Terlebih dalam pertemuan perdananya pada musim 2012/2013, Ronaldo cetak gol kemenangan dalam pertandingan yang selesai dengan angka 3-2 di fase group.

Tetapi, Manuel Pellegrini sebagai manajer City telah mempunyai langkah sendiri untuk mematikan pergerakan Ronaldo yang disebut ex anak asuhnya saat masih menangani Madrid pada musim 2009/2010.

Terlebih dulu Pellegrini juga pernah bersua Ronaldo waktu masihlah membela Manchester United. Sedangkan Pellegrini waktu tersebut masihlah menjadi pelatih Villarreal.

” Cristiano dibeli saat sebelum saya datang namun saya tak kaget dengan begitu hebatnya tampilan dia di Madrid. Saya ketahui seluruh masalah dia dari waktu masih tetap bermain untuk Manchester United, saat saya menjadi pelatih Villarreal, ” tutur Pellegrini seperti diambil Soccerway.

” Saat kami berjumpa empat kali di Liga Champions serta semua selesai 0-0, maka lini belakang kami mesti bermain jauh lebih baik, ” ujarnya.

” Waktu itu tidak cuma Ronaldo, kami kami mesti lihat empat pemain yang lain, lantaran waktu tersebut United mempunyai Rooney, Giigs, Scholes, serta Van Nistelrooy. ”

” Ronaldo telah jadi pemain yang begitu bagus waktu tersebut namun kenyataannya dia hengkang dari Manchester di usia 24. Dia masih tetap belum meraih puncaknya serta itulah yang telah dikerjakannya di Madrid, ” tutupnya.

Peluang Inter Milan Tampil Di Liga Champion Cukup Tipis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*